HMKM HTP Hadiri Undangan Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam Agenda Diskusi Publik tentang Situasi dan Ancaman Penyakit Campak dan Rubella di Provinsi Riau

Senin (10/09) HMKM HTP Hadiri Undangan Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam Agenda Diskusi Publik tentang Situasi dan Ancaman Penyakit Campak dan Rubella di Provinsi Riau.

Kegiatan diskusi tersebut dilaksanakan di Sultan Resto Jalan Ronggowarsito, turut hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Ketua MUI Provinsi Riau, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia, Anggota Rumah Ramah Rubella, dan wartawan-wartawan.

Diskusi publik ini merupakan aksi nyata terhadap masih rendahnya cakupan vaksinasi MR di Provinsi Riau, Provinsi Riau berada pada posisi dua terbawah dari 28 Provinsi diluar pulau Jawa yang sedang melaksanakan program vaksinasi MR dengan cakupan Vaksinasi MR sekitar 18%, padahal akhir September ini cakupan vaksinasi MR di Provinsi Riau harus mencapai 95%.

Salah satu strategi untuk mencapai target tersebut akan adanya Surat Edaran dari Walikota Pekanbaru untuk Imunisasi Campak Rubella bagi anak usia 9 bulan – 15 tahun. Karena terkait pro kontra halal haram, masyarakat masih enggan menyuntikkan vaksin MR kepada anaknya, walaupun dari MUI sudah mengeluarkan Fatwa membolehkan karena kedaruratan syari’ah dan belum ada penggantinya.

Dalam hal ini, HMKM HTP ingin merekomendasikan kepada @dinkespemprovriau agar program pemerintah di bidang kesehatan ini melibatkan mahasiswa khususnya mahasiswa kesehatan masyarakat, karena dengan banyaknya jumlah mahasiswa kesehatan masyarakat di Provinsi Riau dan keahlian yang dimiliki mahasiswa kesehatan masyarakat dalam hal mencerdaskan dan memahamkan masyarakat, dapat membantu sosialisasi vaksin MR kepada masyarakat. Dan juga HMKM HTP ingin merekomendasikan agar MUI Provinsi Riau juga harus turun ketika ada sosialisasi vaksin MR, karena kendala lapangan yang didapatkan masyarakat ingin bertanya kepada MUI Provinsi Riau kenapa vaksin MR ini diperbolehkan, bukan jawaban dari tenaga kesehatan yang diinginkan masyarakat, tapi butuh pemahaman dari MUI Provinsi Riau agar masyarakat bisa paham.

Posted by :
Departemen Infokom
HMKM HTP
Kabinet Bersama.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *